Bertanggung jawab atas segala sesuatu yang telah kita perbuat menunjukkan kedewasaan kita sebagai orang percaya. Kedewasaan tidak melulu tentang umur, tetapi juga tentang kemampuan berpikir dan mengambil keputusan sendiri terhadap persoalan, serta selalu berkeinginan untuk maju dan bertumbuh dalam segala hal ke arah Kristus yang adalah Kepala (bnd Efesus 4:15).
Kita bertanggung jawab terhadap Allah, sesama, kehidupan masyarakat, lingkungan, dan juga diri sendiri. Pada kali ini kita akan membahas 5 tanggung jawab kita terhadap diri sendiri yang wajib kita sebagai orang percaya untuk ketahui.
1. Jujur pada Diri Sendiri
Seorang anak kecil nekat menaiki sepeda tanpa didampingi oleh Ayahnya, padahal ia belum mahir. Ia membohongi dirinya sendiri bahwa ia sudah bisa walaupun hanya dengan sekali belajar. Sekitar lima-enam meter mengayuh sepeda, anak tersebut kehilangan keseimbangan dan akhirnya terjatuh. Lutut dan siku pun lecet akibat kecerebohan anak itu.
Kejujuran sangatlah penting. Manusia perlu untuk jujur dalam kehidupannya terhadap Allah, sesama, dan juga terhadap dirinya sendiri. Jujur dengan diri sendiri adalah menerima diri apa adanya, menerima kelebihan dan kekurangan, baik dan buruknya. Sebagai manusia biasa kita harus menyadari bahwa kita tidak sempurna. Anak dalam ilustrasi tadi perlu mengakui bahwa dirinya masih sangat awam dan belum bisa untuk mengendarai sepeda sendiri tanpa didampingi orang tua.
Setelah menyadari bahwa kita tidak sempurna, maka jangan berkecil hati, tetapi mintalah pertolongan Tuhan dan bersyukurlah karena kita diciptakan dengan keunikan yang tidak dimiliki oleh manusia lainnya. Lakukan yang terbaik untuk mengembangkan keunikan itu!
2. Bertumbuh Setiap Hari
Mencapai cita-cita setinggi mungkin. Perlu digaris-bawahi bahwa cita-cita tersebut tidak menyimpang dari kebenaran firman Tuhan. Untuk menggapainya, kita harus minta pertolongan Tuhan dan mengusahakan segala sesuatu yang menolong kita menjadi semakin baik. Dalam prakteknya, kita harus siap diperbaharui, melalui sikap dan tindakan yang mau mengakui segala dosa-dosa kita, dan juga belajar untuk mengenal Kristus dengan sungguh, sebab Kristus akan mengubah segala sesuatu yang ada dalam hidup kita menjadi kebaikan kita (Roma 8:2).
3. Mencintai Diri Sendiri
Apakah kamu mencintai dirimu sendiri? Hal ini perlu dipertanyakan sebagai langkah awal untuk melihat apakah kamu bertanggung jawab terhadap dirimu sendiri. Mencintai diri sendiri yang dimaksud bukanlah "narsis" layaknya pengertian banyak muda-mudi jaman now, melainkan sebuah penghargaan terhadap diri sendiri sebagai makhluk mulia ciptaan Tuhan.
Kita tidak bisa mengasihi sesama kita, jika kita sendiri tidak mengasihi diri kita sendiri, hukum kasih yang kedua (matius 22:39) berkata "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri."
4. Kreatif
Kreatif (english: creative) berasal dari kata "create" yang artinya menghasilkan, membuat atau membentuk sesuatu yang dulunya tidak ada menjadi ada. Kreativitas berarti melakukan atau menghasilkan sesuatu hal dengan berbeda.Untuk menjadi pribadi yang kreatif, kita harus sering mencari, memikirkan, dan membuat hal-hal yang baru dengan cara menambah ilmu dan pengetahuan yang baru, karena situasi yang baru dapat memunculkan pandangan yang baru. Selain itu, kita juga harus pandai memperhatikan secara kritis situasi dan kondisi lingkungan kita untuk menciptakan kemungkinan "dapat" membangun sikap dan tindakan kreatif dalam diri kita.
5. Membangun Konsep Diri yang Positif
Konsep diri yang positif atau negatif memiliki dampak yang sangat besar. Konsep diri yang positif adalah kemampuan seseorang untuk mengetahui, memahami, dan menerima secara positif konsep, pemahaman, serta gambaran dirinya sendiri, baik sisi positif maupun sisi negatif dalam dirinya. Ciri-ciri orang dengan konsep diri yang positif adalah tidak sombong, menerima kekurangan dirinya tanpa merasa rendah diri, percaya diri, tidak membanding-bandingkan dirinya dengan orang lain, mengetahui kemampuan dan mampu mengembangkannya dengan baik, toleran, berani, bertanggung jawab, mudah beradaptasi, tidak mudah putus asa, dan sikap-sikap positif lainnya.
Itulah lima tanggung jawab kita terhadap diri sendiri. Tanggung jawab tersebut harus kita miliki dan juga kita kembangkan agar hidup kita lebih baik lagi dari hari kemarin.
Sekian and God Bless you guys.
:)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar